Jumat, 29 April 2016

teks in image







SQL injeksi


 pada mata kuliah hari ini  saya mempelajari tentang SQL injeksi

        SQL injeksi adalah serangan yang dilakukan sebuah teknik yang  menyalagunakan  sebuah celah keamanan yang terjadi  pada lapisan  basis data/ data base disubuah aplikasi/web


SQL singkatan dari Structured Query Language yg merupakan bahasa komputer standar yang ditetapkan oleh ANSI (American National Standard Institute) untuk mengakses dan memanupulasi sistem database. SQL bekerja dengan program database seperti MS Access, DB 2, Informix, MS SQL Server, Oracle, Sybase dan lain sebagainya.
SQL injection attack merupakan salah satu teknik dalam melakukan web hacking utk menggapai akses pada sistem database yg berbasis SQL. Teknik ini memanfaatkan kelemahan dalam bahasa pemprograman scripting pada SQL dalam mengolah suatu sistem database. Hasil yg ditimbulkan dari teknik ini membawa masalah yg sangat serius.
SQL Injection dapat terjadi karena :
1.    Tidak adanya penanganan terhadap karakter – karakter tanda petik satu dan juga karakter double minus yang menyebabkan suatu aplikasi dapat disisipi dengan perintah SQL.
2.    Sehingga seorang Hacker menyisipkan perintah SQL kedalam suatu parameter maupun suatu form.
SQL injection yang merupakan jenis serangan dari para hacker mempunyai beberapa karakteristik yaitu :
1.    Teknik serangan ini memungkinkan seseorang dapat login kedalam sistem tanpa harus memiliki account.
2.    Selain itu SQL injection juga memungkinkan seseorang merubah, menghapus, maupun menambahkan data–data yang berada didalam database. Bahkan yang lebih berbahaya lagi yaitu mematikan database itu sendiri, sehingga tidak bisa memberi layanan kepada web server.






MEMINIMALISASIKAN SQL INJECTION
Ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk meminimalisir terjadinya serangan SQL injection diantaranya adalah sebagai berikut :
1.    Warning atau Error pada query tidak perlu ditampilkan. Lebih baik dibuat script yang akan langsung memfeedback log error/warning ke developer/adminnya jika terjadi kesalahan query, sementara di end-user bisa ditampilkan, misal error 404. Kalau Anda pernah / sering hosting di beberapa web hosting, pastinya ada beberapa web hosting yang memberikan penamaan yang sama untuk direktori usernya (shared hosting), misal /sompret/x2324/nama-domain (dimana sompret selalu sama untuk setiap user dalam satu mesin, x2324 adalah username, dan nama-domain adalah nama domain yang digunakan si x2324. Pesan warning dan error query yang terjadi akibat script akan menampilkan path letak file tersebut. Akan lebih parah lagi jika user memberi permission 777 ke dir / file.
2.    Developer hendaknya melakukan validasi terhadap URL dan memfilter bentuk request yang menjurus terhadap tindakan injeksi.
3.    Jangan pernah dumping database ke direktori yang tidak restrict permissionnya / publik. Dan lagi penamaan terhadap file hasil dumping database diusahakan tidak umum seperti pemberian tanggal-bulan-tahun (misal : 13071984.sql). Beberapa third party atau extension / module suatu CMS yang menggunakan konfigurasi default bisa ditebak direktori dan nama filenya.
4.    Lakukaan audit sendiri dengan berbagai macam tools yang ada.
      5. Jika dana tidak mencukupi maka tidak ada salahnya konsultasi dengan pihak yang lebih pandai  tentang SQL Injection.


LOKASI SQL INJECTION
     Untuk dapat melakukan SQL injection pada setiap target situs tidak harus melalui inboxnya saja akan tetapi hacker bisa memasukan string-string SQL di URL situs yang telah menjadi target sebelumnya.
Misalnya ada sebuah situs www.target.com/moreinfo.cfm dengan  ProductID = 245 lalu hacker mengetikkan string injeksi debuging SQL tadi ke address bar yang dituju dibelakang url target itu, contohnya: www.target.com/moreinfo.cfm dengan ProductID = 245' having 1 = 1 dan juga hacker dapat menghapus nilai produk dari URL tersebut dan menggantinya dengan debugging code, sebagai contoh: www.target.com/moreinfo ProductID = 'having 1=1—
Setelah itu akan keluar sebuah error page dari situs itu yang memberi informasi tentang struktur database situs itu. Dari hasil informasi yang telah didapat ini, hacker dapat melakukan serangan berikutnya. Apabila browser kita adalah Internet Explorer, ada sebagian situs yang tidak menampilkan error-nya, ini dikarenakan opsi Show Friendly HTTP Error Messages diaktifkan.
Untuk itu hacker perlu menonaktifkannya dengan cara menghilangkan tanda centang di kotaknya. Opsi ini dapat anda temukan di Tools > Internet Option > Advanced cari opsinya di bagian Browsing lalu hilangkan tanda centangnya dan klik tombol Apply. Sesudah itu apabila anda menemui error page yang berisi HTTP 500 error - internal server error- sebelum men-set opsi tadi, anda cukup menekan tombol Refresh, lalu terlihatlah sudah error-nya. Setelah kita tahu struktur database-nya, dengan pengetahuan dasar dari belajar SQL kita dapat menghancurkan database itu dengan perintah ' drop database [nama_database] atau drop table [nama_table].

IMPLEMENTASI SQL INJECTION
  1. Masuk ke google atau browse yg lain
  2. Masukkan salah satu keyword berikut
"/admin.asp"
"/login.asp"
"/logon.asp"
"/adminlogin.asp"
"/adminlogon.asp"
"/admin_login.asp"
"/admin_logon.asp"
"/admin/admin.asp"
"/admin/login.asp"
"/admin/logon.asp"
{anda bisa menambahi sendiri sesuai keinginan anda}
  1. Bukalah salah satu link yang ditemukan oleh google, kemungkinan Anda akan menjumpai sebuah halaman login (user name danpassword).
  2. Masukkan kode berikut :
User name : ` or `a'='a
Password : ` or `a'='a (termasuk tanda petiknya)
  1. Jika berhasil, kemungkinan Anda akan masuk ke admin panel, di mana Anda bisa menambahkan berita, mengedit user yang lain, merubah about,
    dan lain-lain.
    Jika beruntung Anda bisa mendapatkan daftar kredit card yang banyak.
  2. Jika tidak berhasil, cobalah mencari link yang lain yang ditemukan oleh google.
  3. Banyak variasi kode yang mungkin, antara lain :
User name : admin
Password : ` or `a'='a
atau bisa dimasukkan ke dua–duanya misal :
‘ or 0=0 --  ;  “ or 0=0 -- ;  or 0=0 -- ;  ‘ or 0=0 # ;
 “ or 0=0 # ;  ‘ or’x’=’x ;  “ or “x”=”x  ;  ‘) or (‘x’=’x
  1. Cobalah sampai berhasil hingga anda bisa masuk ke admin panel.
CARA PENCEGAHAN
  1. Membatasi panjang dari suatu input box (jika memungkinkan), dengan
    cara membatasinya di kode program, jadi si hacker pemula akan bingung sejenak melihat input box nya gak bisa diinject dengan perintah yang panjang.
  2. Memfilterisasi input yang dimasukkan oleh user, terutama penggunaan tanda kutip tunggal (Input Validation).
  3. Mematikan atau sembunyikan pesan-pesan error yang keluar dari SQL Server yang berjalan.
  4. Mematikan fasilitas-fasilitas standar seperti Stored Procedures, Extended Stored Procedures jika memungkinkan.
  5. Mengubah "Startup and run SQL Server" menggunakan low privilege user di SQL Server Security tab.